Kategori
Doa Sholat

Berdoa atau Sholat Ba’diyah Dulu?

Doa Sholat — Setelah melaksanakan sholat fardlu lima waktu, apa amalan sunnah yang perlu kita lakukan? Melaksanakan sholat sunnah ba’diyah? Berdzikir dan berdoa? Mana yang terlebih dahulu perlu dilakukan? Jika kita dikejar oleh tanggung jawab lain dan waktu terbatas, mana yang harus dilakukan

Selain sholat fardlu yang lima waktu: shubuh, dhuhur, asyar, maghrib dan isyak terdapat sholat-sholat sunnah. Di antara sholat-sholat sunnah tersebut bahkan hukumnya muakkadah alias sangat disunnahkan. Di antara sholat-sholat sunnah adalah sholat rowatib, yaitu sholat yang mengikuti sholat fardlu atau disebut juga dengan sholat qobliyah dan sholat ba’diyah. Bahkan ada sholat qobliyah dan ba’diyah yang hukumnya sunnah muakkadah.

Di sisi lain banyak ulama yang menyakini bahwa waktu setelah menunaikan sholat fardhu termasuk waktu yang mustajab untuk berdoa. Artinya di waktu tersebut adalah saat yang tepat untuk berdoa memohon kepada Allah. Kalo dirasionalkan, setelah kita menjalankan kewajiban yang diperintahkan maka saat yang tepat untuk meminta sesuatu.

Oleh karena itu kita dianjurkan untuk berdoa sesudah sholat-sholat fardlu. Dan sebagai bagian dari tahapan prosesi maka sebelum berdoa kita berdzikir dulu. Dalam berdzikir kita meminta ampun, memuji, mensucikan serta mengagungkan Tuhan. Baru setelah itu kita meminta. Tahapannya adalah setelah salam berdzikir yang dilanjutkan dengan doa.

Sebagian ada yang dzikir sendiri-sendiri atau munfarid, ada juga yang dzikir dan berdoa secara berjamaah. Dzikir dan doa secara berjamaah dianggap lebih didengar karena dilakukan dengan rama-ramai. Selain itu juga dzikir dan doa berjamaah bisa mengatasi kelemahan orang-orang yang belum mampu melakukan dzikir dan doa sendiri secara baik.

Bagi yang melakukan dzikir dan doa secara munfarid berpendapat bahwa kebutuhan dan keinginan setiap orang berbeda satu dengan yang lainnya. Doa berjamaah dianggap bisa kurang mengakomodir kebutuhan dan keinginan yang personal.

Setelah dzikir dan doa baru kemudian orang-orang melaksanakan sholat sunnah ba’diayah. Dan ini lazin kita temui. Bagaimana jika kita dikejar oleh aktifitas yang lain dan waktu kita terbatas? Kita dihadapkan pada pilihan antara dzikir/doa dan sholat ba’diayah, mana yang sebaiknya kita lakukan?

Jika melihat pada statusnya maka lebih baik kita melakukan sholat sunnah ba’diyah.